Semoga kita kuat dan mampu
Tak ada cara yang lebih sempurna dari menerima rasa sakit itu sendiri.
Seperti ketika kamu jatuh karena gravitasi, biarkan saja jatuh. Jika ditahan terus, itu akan menjadi menyakitkan dan tak masuk akal.
Pikiran itu sifatnya sementara, begitupun perasaan emosional yang hanyalah fatamorgana, kamu bisa memilih menjadi cerdas untuk mengatasi rasa kecewa.
Bagimu - yang rasional. Pasti pertanyaan berputar dikepalamu, yakan?
Mencari akar permasalahan sehingga terus menggerogoti pikiran bahkan berpengaruh pada kesehatan fisikmu.
Ayolah, kita terima rasa sakit.
Toh, tidak semua pertanyaan di dunia ada jawabannya kan?
biarkan yang ingin pergi, itu pergi.
Biarkan yang ingin di sisi tetap di sisi.
Kamu tidak membuat kesalahan apapun, mengapa kamu menyiksa diri dengan rasa kecewa?
Semoga kita kuat dan mampu. Perempuan selalu lebih kuat dari kemampuan manusia normal.
Mentruasi, melahirkan, mencari nafkah, membersihkan rumah, termasuk disakiti oleh makhluk kan ?
Percayalah, Tuhan tak pernah tidur. Ia memiliki skenario yang pantas yang dibutuhkan olehmu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Semoga kita kuat dan mampu
Tak ada cara yang lebih sempurna dari menerima rasa sakit itu sendiri. Seperti ketika kamu jatuh karena gravitasi, biarkan saja jatuh. Jik...
-
Sekolah Indonesia Bangkok (SIB). "jadi ngajarnya orang Indonesia? " "gak ngajar orang Thailand? " "kok s...
-
Tak ada cara yang lebih sempurna dari menerima rasa sakit itu sendiri. Seperti ketika kamu jatuh karena gravitasi, biarkan saja jatuh. Jik...
-
Memaknai cinta tidak begitu rumit menurut saya : Cinta adalah tanggungjawab besar. Ia bertanggungjawab pada hati yang telah dibuat jatuh, ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar